Minggu, 12 Agustus 2012

BUBAR SILET 2010


Pertama dengar nama ini, semacam ada keanehan. Silet? Seperti nama salah satu acara infotainment di tv ya? hehe. Silet itu sebenarnya adalah akronim dari Silahturahmi Leting 2010. Ini (mungkin) semacam organisasi silahturahmi. Jadi, seluruh anak Meulaboh yang lulus SMP/MTsN tahun 2010, entah kuliahnya udah kemana-kemana, silet ini suatu wadah untuk kami saling berkumpul dan berbagi cerita. Asik kan? Awal cerita sih, aku tahu silet ini saat ada salah satu teman mengajakku untuk ikut berpartisipasi di acara bubar di Meulaboh. Setelah semuanya clear, akhirnya kami membayar segala keperluan untuk keperluan bubar.

Jumat, 10 Agustus 2012

Pelatihan Mubaligh Muhammadiyah (Part II)

    Pelatihan ini diikuti oleh para pemuda Muhammadiyah, NA (Nasyiatul Aisyiah), dan Aisyiah dari kab. Aceh Barat, Aceh Jaya dan Nagan Raya. Memang  pesertanya tidak terlalu banyak. Hanya sekitar 26 orang.  Perserta ikhwannya lebih banyak banyak dari akhwatnya.

    Saat pelatihan, kami banyak mendapat ilmu dari para ustadz. Beliau mengajarkan kami tentang bagaimana beribadah, shalat yang benar menurut Muhammadiyah, game yang mengasah wawasan, pengajian, khutbah dan bahkan kultum bagi para akhwatnya.

Rabu, 08 Agustus 2012

Pelatihan Mubaligh Muhammadiyah

Mubaligh? coba apa yang pertama sekali terbayang mendengar kata ini? Da'i, muslimah, memakai sorban, alim dan sebagainya. ya, betul juga sih. Tapi Mubaligh itu secara harfiahnya adalah 'orang yang menyampaikan'. Menyampaikan apa? Dakwah..

Siddiq, Amanah, Tablig dan Fatanah adalah sifat Rasul. Oleh karena itu, jangan heran jika ada orang yang menjadi seorang mubaligh. Karena pada dasarnya, ada hal-hal yang disampaikan demi kepentingan umat. Nah, apa hubungannya tulisan ini dengan Muhammadiyah?

Minggu, 05 Agustus 2012

(Previous Story) Aku dan Selempang Duta Mahasiswa Aceh 2012

Moshi-moshi minna! Ini cerita lama loh. Udah sekitar 4 bulan yang lalu. Haha. Cukup aneh. Padahal cerita ini adalah cerita yang paling seru setelah cerita ‘Jakarta In Love’. Tapi setelah dipikir-pikir, untuk bisa menyalurkan ide, semoga cerita ini bisa berguna bagi yang membaca, ya so what? Late is better than none, is not it? ^_^

Saya yang ditunjuk panah merah! hehe
Well, ini adalah ceritaku yang paling aku acungi jempol karena pengalamannya. Aku mampu meraih mimpi (yang dulu bukan mimpi) menjadi sebuah kenyataan yang luar biasa. Kenapa? Karena aku sendiri pun tidak menyangka mampu berdiri disebuah panggung yang penuh sorotan lampu dan ratusan mata yang memandang. Loh,  How is that story?

Buka Puasa Super

Sore itu adalah sore yang  berbeda. Kali ini ayah bersedia menjadi tuan rumah untuk acara buka bersama di rumah. Ayah tidak hanya mengundang keluarga besar dari sekolah tempat ayah mengar, tapi juga dari tetangga, keluarga besarku dan teman-teman terdekat ayah dan ibu. Awalnya aku berprediksi tamu yang datang tidak terlalu banyak karena sebelumnya beberapa teman ayah mengkonfirmasi bahwa ada sebagian yang tidak bisa hadir. Meskipun begitu, kami, para orang-orang dapur siap siaga dan tetap menghidangkan takjil yang banyak.

Kenapa Harus Si Pugu?

Pugu lagi termenung
Heran, baru kali ini aku jatuh cinta dengannya. Padahal dulu sering menghindar. Takut... dan sama sekali tidak ada yang menarik. Tapi setelah berapa lama dan melihat foto nya yang lugu, aku jatuh cinta ^_^
Tepat seperti orang awam bilang, cinta datang tak diundang, pulang tak diantar. Eh? Jelangkung kali yah? *Haha. Dia jadi pelampiasan saat aku lagi  pilu dan galau. *halah
Dengan tampangnya yang lugu, membuatku semakin asik bersenda-gurau dengannya. Diapa-apain juga, dia tetap diam tanpa ada pemberontakan sedikit pun. Mau tau dia siapa? hehe

Rabu, 15 Februari 2012

Peran Generasi Muda Dalam Pembangunan Pertanian

Peran generasi muda untuk sektor pertanian memang sangat penting. Karena dengan hadirnya generasi muda tersebut diharapkan dapat meningkatkan sektor pertanian.Tentunya dengan begituIndonesiamakin makmur dan sejahtera.

Namun yang terjadi sekarang sektor  petanian mengalami penuaan. Hal tersebut tidak boleh dibiarkan terus terjadi. Jika ini terus terjadi tentu akan menghambat sektor pertanian,penuaan pada sektor pertanian diIndonesiasudah terjadi dimana-mana.Apa yang akan terjadi nantinya jikalau tidak ada peremajaan atau pembenahan pertanian di Indonesia ini.
Tapi apa yang dilakukan para pemuda-pemudaIndonesia?.Saat ini generasi muda lebih memilih jurusan lain selain pertanian, karena pola fikir yang menganggap bahwa petani itu pekerjaan kasar dan identik dengan kemiskinan. Jurusan lain yang dianggap lebih menjanjikan untuk masa depan dan lebih bergengsi yang saat ini diminati. Padahal jika dilogika kita bisa makan karena panennya petani. Tanpa mereka kita kekurangan bahan makanan pokok. Jangan sampai kita sebagai bangsaIndonesiayang memiliki lahan yang subur dan luas ini.Dijadikan lahan pertanian malah mengimpor beras dari Negara lain.

Selain lahan yang terus menyempit, infrastruktur yang rusak, pertanian diIndonesiajuga punya masalah serius dalam perkara sumber daya manusia. Di Jawa tengah 40 persen petani berusia diatas 50 tahun. Usia yang tidak lagi produktif untuk melakukan pekerjaan-pekarjaan di bidang pertanian ini tentu saja menuntut adanya regenerasi sehingga bisa menjamin tetap bergulirnya aktivitas pertanian yang merupakan sumber utama penghidupan sebagian besar rakyatIndonesia, terutama di Jawa barat.

Namun demikian, generasi muda, yang semestinya menjadi generasi penerus, sangat jarang yang memilih pertanian sebagai mata pencaharian mereka. Di desa, kaum muda yang umumnya lahir dan dibesarkan di keluarga petani, sebagian besar enggan untuk melanjutkan profesi orang tua mereka untuk menjadi petani. Mereka lebih memilih pekerjaan ‘non tanah’ sebagai sumber penghidupan. Misalnya menjadi buruh pabrik, kuli bangunan, atau tukang ojek. Sebagian dari mereka tergoda untuk pergi mengadu nasib di kota-kota besar sepertiJakarta. Hal ini bisa dilihat diantaranya dari fenomena urbanisasi tahunan pasca lebaran. Puluhan ribu orang dari desa berbondong-bondong kekotaJakarta. Dikotamereka biasanya bekerja di sektor informal seperti pedagang kakilima, pembantu rumah tangga, menjadi buruh bangunan, adapula yang terpaksa menjadi pengamen jalanan.

Peran pemuda dalam pengembangan pertanian sangat berpengaruh sekali, peningkatan taraf rakyat desa yang sebagaian pekerjaannya sebagai petani juga sangat berpengaruh. Peran pemuda juga sangat berpengaruh dalam penyebaran informasi bagi para petani. Selain itu pemuda juga harus dibekali cara-cara pertanian yang baik dan benar, sehingga sewaktu-waktu mereka dibutuhkan, mereka telah siap.

Untuk meningkatkan peran pemuda dalam perkembangan pertanian dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1.       Peningkatan sumber daya manusia terutama pemuda dalam peran aktif di sektor pertanian.
2.       Merubah pola fikir tentang petani itu kasar dan identik dengan kemiskinan dengan tanpa petani kita tidak bisa makan.
3.       Peningkatan taraf hidup masyarakat desa sehingga dapat bersaing dengan masyarakatkota.
4.       Mengembangkan system pertanian masyarakat desa dengan teknologi modern.
5.       Pemuda yang harus lebih aktif dan selektif dalam memilih jurusan di Universitas.
6.       Mengembangkan akses informasi tentang pertanian.
7.       Pemuda harus bisa lebih giat dalam peningkatan pertanianIndonesia.
8.       Pemuda juga harus sadar bahwa kita tidak bisa hidup tanpa adanya petani.

http://blog.umy.ac.id

Persoalan Pokok Pembangunan Pertanian

Pembangunan pertanian menjadi topik yang selalu menjadi permasalahan yang tidak berujung. Terutama untuk sektor pertanian yang ada di Indonesia. Sebagai negara berkembang, Indonesia masih memiliki banyak kelemahan dalam hal menciptakan pembangunan yang baik di bidang pertanian. Ada beberapa persoalan pokok yang menjadi alasan konkrit dalam pembangunan pertanian, yaitu sebagai berikut :
1. Pencapaian kecukupan pangan yang dihasilkan dari produksi domestik dan tidak mengandalkan kepada impor

2. Menghasilkan bahan baku industri guna mendukung berkembangnya agro-industri yang berdaya saing. Seperti volume, kualitas, kontinuitas dan harga.
3. Peningkatan pendapatan petani dan pengentasan kemiskianan. Peningkatan produksi tidak sama dengan peningkatan pendapatan petani. Rendahnya harga yang diterima petani karena struktur pasar komoditi pertanian dan rendahnya daya tawar petani.


4. Peningkatan produktivitas tenaga kerja pertanian.
5. Peningkatan investasi pertanian. Maksudnya adalah agribisnis membutuhkan modal atau investasi dalam membuka usaha.
6. Optimalisasi sumber daya pertanian.
Dituntut mempunyai kemampuan yang didukung oleh teknologi untuk memanfaatkan lahan-lahan kurang subur, marjinal dan berskala kecil.
7. Pembangunan pertanian berkelanjutan.
Yaitu upaya pengelolaan sumber daya dan usaha pertanian melalui penerapan teknologi dan kelembagaan secara berkesinambunugan.


Sindiran Heboh: Yang Gaji Kamu Siapa?

Sejak video seorang Menteri Kominfo Rudiantara, beberapa waktu lalu beredar dan menghebohkan sejagat dunia maya dan dunia nyata, saya pun t...